TMMD Sengkuyung Kota Yogya Dimulai, Garap Talud Permanen 23 Meter
Selasa, 16 Oktober 2018 08:00 WIB
YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0734/Yogyakarta resmi dimulai. Salah satu sasaran program yang akan berlangsung selama satu bulan di Kelurahan Pakuncen, Wirobrajan adalah pembangunan talud sepanjang 23 meter. Talud yang akan dibangun berada di pinggir Sungai Winongo. Jika pada beberapa edisi TMMD talud yang dibangun merupakan talud bronjong, maka pada TMMD Sengkuyung Tahap III, talud yang dibangun adalah talud permanen disesuaikan dengan kebutuhan di lokasi. “Pembangunan talud disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di lokasi dimana talud akan dibangun. Jadi tidak semuanya bronjong, pada beberapa titik yang menjadi sasaran TMMD juga dibangun talud permanen,” ungkap Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Bram Pramudia. Baca juga: Selain pembangunan talud permanen 23 meter, TMMD Sengkuyung Tahap III juga akan menggarap sasaran fisik lain seperti rehab balai RW 1 unit, rehab RTLH 5 unit, dan pembuatan MCK sebanyak 1 unit. “Total dana untuk TMMD Sengkuyung Tahap III sebanyak Rp 330 juta. Rp75 juta berasal dari Pemda DIY dan sisanya dari Pemkot Yogyakarta sebesar Rp 255 juta,” terang Kasdim 0734/Yogyakarta Mayor Inf M Munasik. Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengungkapkan, sasaran fisik dioptimalkan untuk membangun kembali semangat kerjasama masyarakat. Dengan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan, diharapkan masyarakat akan semakin peduli dengan lingkungannya. “Itu yang terus kita bangun bersama TNI, Polri dan stakeholder lain. TMMD ini diharapkan menjadi trigger kerjasama masyarakat makanya ada pembangunan talud, rehab rumah yang semuanya melibatkan masyarakat,” ungkap Heroe. Hoeroe juga berharap sasaran nonfisik TMMD Sengkuyung Tahap III 2018 dapat membantu menjaga kondusivitas tahun politik. “Yang nonfisik diharapkan mampu menjaga kondisiyang lebih kondusif karena sudah masuk masa pemilu, masa kampanye,” harap Heroe. Menurut Heroe, TMMD melalui berbagai kegiatan penyuluhan dalam sasaran nonfisik dapat memberi banyak peran guna menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat. Terlebih karena cukup banyak perbedaan-perbedaan dalam pilihan politik di tengah masyarakat. “Satu bulan ini harapannya dapat mengkondisikan situasi agar tetap adem. Buat anak-anak muda juga banyak penyuluhan-penyuluhan agar situasi tetap terkendali,” katanya lagi.   Jurnalis : Sodik Editor     : Dodi Pranata
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News