- Pembangunan Gedung Baru Kampus USD Diprotes Warga, Ini Penyebabnya
- Proyek Gedung Baru USD: Rektor Klaim Sesuai Izin, Warga Tetap Minta Sosialisasi
- Humas USD: Pembangunan Gedung Fakultas Sastra Telah Mengantongi IMB
Menanggapi aksi penghadangan Truk Molen oleh warga Padukuhan Mrican, Kepala Biro Humas USD Aquelina Yunaeni Mariati membenarkan sekaligus menegaskan bahwa pihak kontraktor telah menyerahkan jadwal pengecoran kepada Dukuh Mrican.
â€Warga yang mencegat ada 4-5 orang. Tuntutanya tidak jelas dan tidak berdasarkan fakta, bilang pihak pembangunan belum memberitahu tentang jadwal pengecoran, padahal surat jadwal pengecoran sudah diberikan ke Pak Dukuh. Yang ngantar namanya Mas Adit dan diterima langsung oleh Pak Dukuh,†beber Yunaeni.
Baca juga :
Dia mengatakan, dalam jadwal memang tidak tertera jadwal  pengecoran pada 19 Juli 2018, namun pihaknya menegaskan perlu pemahaman dan pencermatan isi surat tersebut.
â€Memang tidak ada tanggal 19 Juli, tapi saya baca di surat tersebut tertulis kurang lebih pada hari dan tanggal, barangkali kegiatan pengecoran kadang memang tidak bisa tepat. Tanggal 18 Juli ada tertulis di jadwal, tapi menurut info yang saya dapat kemarin tidak ada pengecoran, tolong dipahami dalam surat tersebut tertulis kurang lebih,†jelasnya.
Perihal sosialisasi, sejak 5 Juni 2018, lanjutnya, Pimpinan USD telah mengajukan  dua opsi kepada Dukuh Mrican. â€Sampai sekarang Pak Dukuh belum memberikan jawaban. Ketika memerima tawaran dua pilihan, waktu itu Pak Dukuh bilang akan berkoordinasi dulu dengan warganya,†tambahnya. (Redaksi WK)