- Harap Bersabar: Biar Sempit, Ruas Jalan Pleret-Patuk Belum Akan Diperlebar
- Kulonprogo Punya Bandara NYIA, Tapi Belum Pasti Punya Terminal Tipe A
- Pemkab Kulonprogo Lamban, Aerotropolis West Bakal Ditangkap Purworejo
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Pleret, Sadimin sebelumnya mengatakan, Banyu Kencono merupakan salah satu dari tiga destinasi yang sedang dikembangkan. Namun, Banyu Kencono sendiri mempunyai kendala terkait tanah. "Kalau Banyu Kencono pengembangannya ada masalah soal tanah. Sebagian punya Kraton, sebagian punya warga," ujar Sadimin.
Warga Wonokromo 1, Nurfi Agus mengatakan, Banyu Kencono hingga saat ini memang lebih sepi daripada Taman Glugut. "Mungkin karena Taman Glugut lebih alami daripada Banyu Kencono, jadinya lebih ramai," kata dia.
Menurutnya, Banyu Kencono juga memiliki masalah tanah seperti Taman Glugut, bedanya tanah Taman Glugut dimiliki oleh seluruh warga Wonokromo, sedangkan Banyu Kencono sebagian dimiliki oleh pihak Kraton Yogyakarta. Bahkan, bukan hanya warga Karet saja yang memiliki tanah di Banyu Kencono, namun juga warga Wonokromo yang berada di seberang Sungai Gajahwong. Arif KF