YOGYA DARURAT SAMPAH: APK Usul Ditangani Pakai Danais, ORI Buka Kanal Submisi
Kamis, 28 Maret 2019 07:17 WIB

Sampah 4

Sampah 1

Sampah 3

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.id) – Persoalan sampah yang menumpuk di tiap sudut kota menyusul ditutupnya TPA Piyungan, menjadi perbincangan hangat masyarakat. Aliansi Pengawas Konstruksi (APK) usul mengelolaan sampah menggunakan Dana Keistimewaan (Danais).

Direktur Eksekutif APK, Baharuddin Kamba mengungkapkan, Danais bisa digunakan untuk mengurai persoalan sampah. Dana ini bisa digunakan untuk membangun sarana prasarana daur ulang sampah selain menambah jumlah tempat bak sampah serta menambah jumlah bank-bank sampah yang ada di tingkat RW.

“Selain jangka pendek, para pemangku kebijakan bersama stake holder lainnya harus segera duduk bersama, urun rembug guna membahas dan mencari solusi bersama dalam mengatasi persoalan sampah,” ucap Bahar, Kamis (28/3/2019).

Bahar yang juga Koordinator Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta menjelaskan, persoalan sampah tidak bisa ditangani hanya satu pihak saja. perlu upaya yang total dan menyeluruh dari semua pihak untuk mengatasi persoalan sampah.

“Sinergitas antar OPD terkait di setiap Kabupaten/Kota sangat diperlukan sebagai salah satu solusi yang dibutuhkan dalam mengatasi persoalan sampah yang kita lihat dari waktu ke waktu terus bertambah volumenya,” jelasnya.

APK sendiri melakukan pantauan lapangan pada Kamis ini. Hasilnya masih ada tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Kota Yogyakarta. Tumpukan sampah menggunung juga terlihat di dekat lembaga pendidikan yakni di SDN Demangan, Gondokusuman, Yogyakarta. 

Tumpukan sampah dari hari ke hari terus bertambah, berserakan di pinggir jalan bahkan ada yang sampai menutupi garasi rumah warga dan tentunya menimbukan bau yang tidak sedap. DLH Kota Yogyakarta sempat menyemprotkan desinfektan pada tumpukan sampah untuk mencegah timbulnya sumber penyakit.

Sementara itu Ombudsman RI Perwakilan DIY membuka kanal submisi informasi mengenai pengelolaan sampah di DIY. ORI mengajak masyarakat yang memiliki informasi, foto, pengalaman maupun kesaksian mengenai masalah sampah untuk menyampaikannya melalui nomor 0811-250-088. Informasi yang masuk dijadikan bahan kajian dan evaluasi atas kualitas pelayanan pengelolaan sampah di DIY. RED


Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News