Aneh, Jadwal Klarifikasi 24 April tapi Kok Undangannya Dikirim 5 Juni. Hello BP2JK, Sehat…?
Sabtu, 06 Juni 2020 06:14 WIB

Undangan+klarifikasi+Galang+Mantara

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Independensi dan profesionalisme BP2JK mulai dipertanyakan. Pemicunya, undangan klarifikasi yang dilayangkan BP2JK DIY dinilai aneh. Undangan klarifikasi  yang dikirim via email sudah kadaluwarsa. Gak tanggung-tangung, rentang waktunya sampai 2 bulan.

"Surat elektronik yang kami terima hari ini tanggal 5 Juni 2020 perihal undangan  menghadiri klarifikasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga terhadap tender sangat aneh, soalnya waktu yang ditentukan sudah kadaluarsa, yaitu tanggal 24 April 2020. Bagaimana mungkin itu bisa terjadi karena tidak ada yang bisa mutar ulang waktu yang sudah berlalu," ungkap Gardha Galang Direktur CV. Galang Mantara.

Baca juga

Gardha tak habis pikir mengapa waktu untuk klarifikasi proyek Pembangunan Embung UII 2 ditetapkan tanggal 24 April namun surat undangannya justru baru dilayangkan 5 Juni. Dia menilai ini adalah keteledoran yang sangat fatal. Hal ini jelas sangat merugikan peserta lelang karena tidak punya kesempatan melakukan pembuktian kualifikasi.

Kepala BP2JK DIY Yanuar Munlait ST M.Tech saat dikonfirmasi media ini mengatakan, prosedur yang dilakukan anak buahnya sudah benar. Dia mengklaim sebelumnya sudah ada undangan klarifikasi melalui inbox di akun lpse.

"Sudah diundang sebelumnya di tanggal 23 April kemudian tanggal 24 April, mohon dibuka di akun lpse-nya," ungkap Yanuar singkat.

{$lg[1]}
Ketentuan dalam SDP tentang evaluasi kewajaran harga

Yanuar pun mempersilahkan peserta lelang terkait untuk bila mau memastikan undangan seperti yang disampaikannya. “Monggo kalau mau lihat CV Galang monggo ke kantor,” lanjutnya lagi.

Sayangnya, Yanuar tidak merespons ketika didesak alasan hanya menyampaikan undangan melalui inbox akun LPSE. Mengingat kebijakan itu tidak sesuai dengan Standar Dokumen Pengadaan (SDP) pada Permen PUPR Nomor 7 Tahun 2019.

Sesuai ketentuan dalam SDP itu, pada pasal 29.15 huruf B point (h) dan (i) disebutkan bahwa untuk klarifikasi harga Pokja harusnya menghubungi secara online dan/atau non online yakni telepon kepada data kontak pada isian kualifikasi.

Huruf h berbunyi:

Undangan klarifikasi evaluasi kewajaran harga (apabila ada) disampaikan tertulis secara elektronik dan/ atau non elektronik kepada data kontak penyedia yang terdapat pada daftar isian kualifikasi.

Huruf i:

Dalam hal peserta tidak hadir karena tidak dapat mengakses data kontak (misal akun email atau no telepon), tidak dapat dibuka/dihubungi, tidak sempat mengakses atau alasan teknis apapun dari sisi peserta maka risiko sepenuhnya ada pasa peserta.

Persoalannya, tidak ada undangan yang masuk baik melalui alamat email maupun nomor telepon perusahaan sebelum tanggal 5 Juni. Selain itu, menyampaikan undangan hanya melalui inbox jelas tidak sesuai dengan ketentuan dalam pasal di atas, dan menyimpang dari kebiasaan.

“Yang umum dilakukan, undangan ya lewat data kontak yang ada dalam data isian kualifikasi. Kalau Cuma lewat inbox ngapain juga disuruh ngisi email sama nomor telepon. Ngapain juga undangan via email dikirim tanggal 5 Juni sementara klarifikasinya tanggal 24 April. Mau ngelimpe?” tanyanya kesal.

Penulis : D-PS
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News