BANTUL (wartakonstruksi.com) – Proyek pembangunan rumah susun Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak terus digas. Saat ini pelaksana proyek, Sundus-Bagaskara-Tri, KSO memiliki saving 8 persen. Namun pelaksana ogah nyantai dan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan.
Ya, per hari Jum’at pekan lalu, progress proyek sudah mencapai 42,7 persen. Padahal target yang ditetapkan adalah 34 persen dan target sampai akhir tahun yang ditetapkan pemerintah adalah 38,8 persen.
Baca juga
“Biar kami punya save sekitar 8 persen bukan berarti kami bisa santai, tidak. Kami akan terus bekerja dengan giar agar pekerjaan bisa selesai sebelum waktunya habis,” ucap Bambang Agus P, Project Manager proyek pembangunan rusun Ponpes Ali Maksum, akhir pekan lalu.
Bambang menjelaskan, pekan lalu pekerjaan baru menyelesaikan pengecoran top ring balok dan topping off untuk pekerjaan struktur. Berikutnya adalah pekerjaana finishing. Menurutnya, pekerjaan ini menjadi pekerjaan paling sulit di antara pekerjaan yang lainnya.
Pekerjaan finishing tidak dapat dikejar dengan overtime sampai malam bahkan pagi, karena pekerjaan ini membutuhkan tangan yang halus dan khusus. Tujuannya agar kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga sebagaimana ditekankan PPK proyek.
“Seperti ditekankan PPK bahwa hasil pekerjaan di Kementerian PUPR harus bagus, dan itu kami pegang betul. Untuk finishing memang butuh tangan yang halus sehingga tidak bisa dikejar dengan overtime. Orangnya juga tidak bisa ganti-ganti,” jelasnya.
Untuk proses finishing, Bambang memastikan sudah dilakukan pemesanan seluruh kebutuhan termasuk penunjukkan sub kon. “Harapannya pekan depan sudah mulai ready dan pekerjaan mulai bisa dikerjakan untuk finishing,” tambahnya.
Dengan progress positif pada proyek senilai Rp 7,5 miliar ini, pelaksana optimistis pekerjaan selesai pada Akhir Februari 2021 atau lebih cepat dari jadwal yaitu pada 21 Maret 2021.
Rusun Ponpes Ali Maksum adalah satu-satunya rusun ponpes yang dibangun Kementerian PUPR di DIY pada tahun 2020 ini. Pembangunan Rusun Ponpes merupakan bagian dari mendukung Program Sejuta Rumah untuk mengurangi kekurangan pasokan rumah di Indonesia sekaligus melakukan penataan kawasan Ponpes.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |