SLEMAN (wartakonstruksi.com) - Pekerjaan konstruksi pembangunan saluran drainase di Jalan Kaliurang simpang MM UGM, Sleman yang sempat tertunda akibat terkendala soal perizinan kini sudah dikerjakan. Pekerjaan tersebut dimulai tadi malam ditandai dengan pemasangan box culvert di simpang MM UGM.
"Untuk pekerjaan penggalian dan cor balok beton serta box culvert memang kami kerjakan pada malam hari, siangnya selain untuk pekerjaan finishing, seperti pasang kansteen dan paving, juga pemasangan u-ditch," ungkap pelaksana proyek Agus Nurhadi ST saat dikonfirmasi Warta Konstruksi, Rabu (24/7/2019).
Baca juga
Menurutnya, pekerjaan galian pada malam hari sebagai upaya untuk menghindari kemacetan dan banyaknya debu, karena, kata dia, di sepanjang jalan tersebut banyak pedagang kuliner.
Sedangkan untuk pekerjaan arsitektural, lanjut dia, pihaknya tetap mengerjakannya pada siang hari. Pekerjaan tersebut potensi kemacetan tidak begitu besar, selain itu debu pun tidak sebanyak pekerjaan galian.
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/07-2019/Drainase-MM-UGM--27-08.jpg)
"Untuk crossing simpang ini kita menggunakan box culvert ukuran 120/120 dan 100/100. Pengerjaan crossing butuh kehati-hatian dan kecermatan karena di dalamnya terdapat banyak utilitas," terangnya.
Sedangkan untuk menghindari kemacetan di pagi harinya, lanjut dia, landasan box menggunakan balok beton K-175 ukuran15x15x30 cm, dengan demikian bisa segera diurug sirtu jika pemasangan box sudah dipasang sehingga pada pagi harinya simpang MM UGM jalan Kaliurang tetap dapat dilalui.
Sementara itu, untuk menambal waktu yang hilang karena terkendala soal izin, pihaknya telah mengantisipasi dengan menambah alat dan tenaga. "Meskipun banyak waktu pelaksanaan yang hilang, kami antisipasi tambah alat dan personel. Kami optimistis akan selesai tepat waktu," tandas Agus.
| Penulis | : D-PS |
| Editor | : ED-WK01 |