KULONPROGO (wartakonstruksi.com) - Rencana pelebaran Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) berdampak cukup luas. Selain ratusan warga yang terkena dampak, satu lembaga pendidikan yakni SDN Bugel di Kecamatan Panjatan juga bakal direlokasi lantaran lahan beserta gedung sekolah terkena pelebaran.
Meski lahan pengganti bakal disiapkan oleh Pemerintah Desa setempat, namun proses belajar mengajar dari para siswa di sekolah ini diperkirakan bakal mengalami gangguan. Pihak sekolah hanya bisa pasrah menerima kondisi.
Baca juga
Kepala Sekolah SDN Bugel, Poniran, kepada Warta Konstruksi mengatakan, pihak sekolah pernah diundang untuk mengikuti sosialisasi adanya rencana pelebaran JJLS yang diselenggarakan di Balai Desa Pleret beberapa waktu lalu. hanya sejak itu belum ada informasi lanjutan terkait realisasi rencana tersebut.
SDN Bugel yang memiliki 113 siswa nantinya bakal direlokasi ke lahan yang baru dengan jarak tidak lebih 500 meter, lantaran gedung sekolah tersebut terkena dampak pelebaran. “Memang untuk lahan milik Pemdes Bugel, tapi sekolahnya kan dibawah Dinas Pendidikan, sehingga kami ya menunggu saja,” tambahnya.
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/08-2019/Poniran--16-08.jpg)
Poniran tak menampik kemungkinan adanya hambatan saat relokasi, terutama berkaitan dengan proses belajar mengajar karena gedung baru belum tentu bisa langsung dibangun. Sehingga nantinya proses belajar mengajar bakal menumpang di rumah salah seorang warga setempat. “Membangun gedung baru kan juga tidak bisa instan, sehingga sudah ada alternatif nanti numpang untuk sementara waktu di rumah kosong milik warga,” tandas Poniran.
Pihak sekolah berharap agar gedung baru nantinya disesuaikan dengan gedung yang sudah ada saat ini, baik tata letak ruangan maupun luasan lahan yang digunakan. “Harapan kita luas lahan paling tidak bisa sama, ini sekitar 2.780 meter persegi dan informasi yang sudah disiapkan desa sekitar 5.000 meter persegi. Dan tata letak ruangan harapan kami juga bisa sama dengan gedung ini,” pungkasnya.
| Penulis | : Bhisma Bharata |
| Editor | : Sodik |