- Aspal Plastik Mulai Diterapkan di Kulonprogo, Uji Coba Sepanjang 5 Km
- Uji Coba Aspal Plastik: Sekolah di Kulonprogo Suplai 30 Persen Bahan Baku
- Tahun Ini, Aspal Plastik Mulai Diuji Coba di Jalanan Yogyakarta
"Pemenuhan ini hanya jangka pendek saja. Jalan kabupaten juga kayaknya mau dicoba teknologi tersebut (aspal plastik). Ada keinginan seperti itu. Kalau itu terealisasi, maka program untuk menabung sampah plastik terus berjalan" - Agustina Dyah Saraswati.Sebenarnya, lanjut dia, rencananya semuanya akan dipenuhi di Kulonprogo, tetapi karena keterbatasan waktu dan ada beberapa yang retur atau tidak sesuai spesifikasi, pemenuhan kebutuhan terpaksa dilakukan dari luar. "Mungkin saat ini sudah bisa, tapi saya belum update lagi apakah sudah terbungkus semua atau belum. Seharusnya akhir November ini sudah harus clear jumlahnya sekian," terangnya. Terkait aplikasi aspal plastik di jalan Sentolo-Nanggulan-Klangon, Agustina mengaku belum mengetahui perkembangan terakhir. Beberapa waktu lalu, kata dia, pihaknya direncanakan diundang untuk melihat hasilnya, namun belum terealisasi. Sehingga, sampai saat ini DLH Kulonprogo belum mengetahui pasti berapa persen plastik kresek yang sudah diaplikasikan. Baca juga: Dia menambahkan, sejatinya program menabung sampah palstik kresek tersebut arahnya ke pemberdayaan masyarakat dengan tujuan utamanya mengurangi sampah plastik di Kulonprogo. Selanjutnya, pihaknya juga ingin memberdayakan masyarakat terutama bank sampah. "Kita mobilisasi bank sampah menyasar ke sekolah. Sekolah akan menjadi nasabah bank sampah di kecamatan. Bank sampah itu yang mengumpulkan sampah plastik, kemudian dibawa ke bank sampah induk. Setelah itu diproses untuk menjadi cacahan yang disesuaikan dengan kualifikasi yang diinginkan oleh kementerian PU," pungkas Agustina. (Arif K Fadholy/Sodik)