Progres Pembangunan JATP Capai 40 Persen, Kontraktor Optimis Selesai Tepat waktu
KULONPROGO (wartakonstruksi.com) – Pembangunan Jogja Agro Techno Park (JATP) tahap satu yang di Desa Wijimulyo, Nanggulan, Kulonprogo telah mencapai 40 persen. Proyek senilai Rp37 miliar yang digarap PT Ardi Tekindo Perkasa ini ditarget selesai pada Desember mendatang.
Dibangun di atas lahan seluas 7 hektare, setelah seluruh pembangunan selesai, di dalam JATP akan ada area untuk kandang, taman buah, taman biofarmaka, taman bunga, tempat pelatihan, perkantoran, dan restoran. JATP direncanakan akan difungsikan menjadi unit pembelajaran agrobisnis, tempatpelatihan, dan alternatif wisata pendidikan berbasis pertanian.
Baca juga:
“Progres pembangunan berjalan lancar, tidak ada masalah. Sekarang sudah sampai 40 persen dan taret selesai Desember mendatang,†ucap Pelaksana Lapangan PT. Ardi Tekindo Perkasa, Unggul Cahyanto saat ditemui
wartakontruksi.com, Sabtu (1/9/2018).
Menurut Unggul, setelah pembangunan tahap pertama selesai akan dilakukan lelang untuk proses pembangunan tahap berikutnya. Pekerjaan yang digarap oleh PT Ardi Tekindo Perkasa memasuki masa pemeliharaan selama lima bulan.

Pelaksana lapangan PT Ardi Tekindo Perkasa lega lantaran pekerjaan berjalan lancar dan progres pekerjaan cukup bagus. Foto: Arif K Fadholy
Unggul berharap, perusahaannya bisa kembali menjadi pemenang pada lelang tahap berikutnya sehingga bisa melanjutkan pekerjaan yang digarap di tahap pertama. Ia juga memastikan progres pekerjaan yang digarap di tahap satu cukup bagus.
“Kami berusaha mengerjakan sebaik dan sebagus mungkin. Mutu dan waktu diharapkan bisa bagus. Sampai sekarang progresnya tidak ada minus, semuanya bagus,†terang Unggul. PT Ardi Tekindo Perkasa mulai menggarap proyek pembangunan JATP pada awal Juni 2018. Mereka melibatkan sekitar 240 orang pekerja.
Unggul menambahkan, saat ini masih ada satu gedung yang belum berani dibongkar oleh PT Ardi Tekindo Perkasa. Hal itu dikarenakan masih mempertimbangkan konstruksi bangunan di bawahnya. “Bangunan masih digunakan sebagai kantor sementara,†pungkasnya.
Â
Jurnalis : Arif K Fadholy
Editor   : Sodik Â
Â
| Penulis |
: |
| Editor |
: wkeditor |