BBWS Serayu Opak Bangun 4 Sabo Dam Tahun Ini, Semua di Magelang
Kamis, 08 Oktober 2020 14:25 WIB

data+pemenang+lelang+sabo+dam+kali+Pabelan

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Proyek pembangunan sabo dam pasca erupsi Merapi tahun 2010 lalu, terus berlanjut. Pada tahun ini, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak membangun tiga sabo dam yang berhulu di gunung Merapi.

Keempat sabo dam yang dibangun dibagi dalam 3 paket pekerjaan. Antara lain, pembangunan sabo dam Kali Bebeng di Srumbung, Magelang dan paket lainnya, pembangunan sabo dam Kali Lamat di Kecamatan Dukun dan sabo dam kali Senowo di Sawangan, Magelang dan pembangunan sabo dam di kali Pabelan.

Baca juga

Paket pembangunan sabo dam Kali Bebeng digarap PT. Mandiri Agung Abadi dengan anggaran sebesar Rp 13,4 miliar. Sedangkan paket pembangunan sabo dam kali Lamat dan Senowo digarap PT. Bumi Selatan Perkasa dengan anggaran sebesar Rp 14 miliar.

PPK Pengendalian Lahar Gunung Merapi, M Fahrurozi ST MT mengungkapkan, sabo dam kali Bebeng nantinya akan berfungsi sebagai sistem pengendali banjir lahar dingin, stabilitasi dasar sungai,  dan sebagai intake irigasi untuk pertanian.

Kemudian, sabo dam juga berfungsi sebagai akses jembatan penghubung dan perlindungan permukiman dan daerah pertanian. “Waktu pelaksanaannya dimulai tanggal 19 Juni 2020 dan akan berakhir pada 31 Desember 2020,” terang PPK yang akrab disapa Fauzi, Rabu (8/10/2020).

Dia menjelaskan, lingkup pekerjaan di kali Bebeng meliputi pembangunan main dam, apron, sub dam, revetment tebing sungai, intake irigasi, dan akses jembatan penghubung.

Item pekerjaan pembangunan sabo dam kali Lamat meliputi pembangunan main dam, apron, sub dam, revetment tebing sungai dan intake irigasi. Sedangkan item pekerjaan pembangunan sabo dam kali Senowo terdiri dari penambahan sub dam, blok beton, dan intake irigasi.

“Waktu pelaksanaannya sama dengan sabo dam kali Bebeng, mulai 19 Juni sampai 31 Desember 2020. Nanti fungsinya juga sama, untuk pengendali banjir lahar dingin, stabilitasi dasar sungai, intake irigasi dan perlindungan permukiman dan daerah pertanian,” paparnya.

Fauzi menambahkan, dari hasil review masterplan 2017, Merapi masih membutuhkan setidaknya 109 sabo dam baru dan 31 buah sabo dam harus direhabilitasi.   

Paket lain adalah construction of sabo facilities in Magelang Regency. Lelang proyek ini dimenangkan PT. Aneka Reka Buana dengan nilai kontrak Rp 20,396 miliar.

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News