KULON PROGO (wartakonstruksi.com) – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kulon Progo terus dipercepat. Komitmen percepatan pembangunan ditunjukkan dengan progres yang sudah mencapai 55,41 persen, naik signifikan tak lama setelah kunjungan Menko Agus Harimurti Yudhoyono.
Berbagai langkah percepatan dilakukan secara terkoordinasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum bersama seluruh pemangku kepentingan di lapangan. Fokus utama diarahkan pada optimalisasi progres fisik serta penguatan sumber daya tenaga kerja yang pada saat ini telah mencapai 893 orang dari sebelumnya 840 orang.
Baca juga
Jumlah tenaga kerja akan terus bertambah secara berkala guna memastikan target penyelesaian pada Juni 2026 dapat dicapai. Upaya ini menjadi strategi percepatan yang menitikberatkan pada efektivitas pelaksanaan pekerjaan tanpa mengesampingkan aspek kualitas dan keselamatan kerja.
“Saat kunjungan pak Menko AHY tanggal 24 April, progres sebesar 38,91 persen. Saat ini per tanggal 12 Mei kemarin, progress mencapai 55,41 persen,” ucap R. Haryo Satriyawan ST MM, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY, kemarin.
Kawasan Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan 7,1 hektare, dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA, lengkap dengan fasilitas asrama, ruang belajar, sarana olahraga, serta fasilitas penunjang lainnya. Program ini ditujukan khusus bagi masyarakat prasejahtera dengan skema pendidikan gratis, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar siswa.
Selain memberikan dampak besar pada sektor pendidikan, pembangunan ini juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan serapan tenaga kerja lokal sebanyak 25 persen dari total pekerja dan pemberdayaan sebanyak 39 pelaku UMKM di sekitar wilayah proyek.
Kunjungan Menteri Koordinator Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono, sebelumnya, telah ditindaklanjuti secara konkret di lapangan, khususnya dalam hal percepatan pembangunan, penguatan koordinasi lintas sektor, serta pengawasan kualitas pekerjaan.
Dengan sinergi yang terus terjaga antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait, pembangunan Sekolah Rakyat di Yogyakarta diharapkan dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di Indonesia.
| Penulis | : WK 002 |
| Editor | : Dodi Pranata |