SLEMAN (wartakonstruksi.com) - Progres pembangunan embung Mororejo sudah mencapai 75 persen. Pencapaian tersebut cukup positif karena melebihi target progres yang direncanakan pekan ini yakni sebesar 57 persen lebih.
"Sampai dengan minggu ke 16 realisasi progres pembangunan embung mororejo mencapai 75,57 persen dari target rencana 57,86 persen, ada deviasi positif 17,71 persen," ungkap M. Fahrurozi, PPK DSE Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) kepada media ini saat peninjauan lapangan bersama dengan Tim TP4D Kejati DIY.
Baca juga
- Sembrono: Dokumen Proyek Gedung DPRD Sleman Belum Lengkap Kok Sudah Dilelangkan
- Krisis Air Bersih Jadi Bencana Tahunan di Kulon Progo, Dewan Desak Pemkab Responsif Cari Solusi
- Underpass Kentungan: Target Selesai 31 Desember 2019, Telat Langsung Denda
Menurut Fahrurozi, dengan progres yang sudah dicapai saat ini, pembangunan embung Mororejo diharapkan dapat selesai tepat waktu. Dengan waktu yang masih tersisa sekitar 50 hari lagi, kata dia, masih cukup aman, namun mengingat hujan sudah mulai turun ia mengimbau kepada rekanan untuk tetap konsisten.
Sementara itu, Koordinator Tim TP4D, Yulianta SH, dalam tinjauannya kepada media ini menjelaskan kegiatan peninjauan dilakukan supaya proyek embung Mororejo dikerjakan tidak melenceng dari aturan yang berlaku dengan mengacu pada kontrak yang telah ditandatangani.
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/11-2019/Progres-Embung-Mororejo--07-07.jpg)
"Kami berharap proyek embung ini dikerjakan sesuai spek, termasuk di dalamnya jumlah dan mutunya sehingga nantinya menjadi tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran," harapnya.
Dia menyebutkan kemajuan progres cukup positif, hasil rapat menyebutkan progres mencapai lebih dari 75 persen. Dengan demikian pembangunan embung mororejo diharapkan selesai tepat pada waktunya.
Ia menambahkan, selain embung Mororejo kegiatan ini juga menyasar lokasi proyek lainnya, yakni proyek Embung Giwangan di Kota Yogyakarta dan Embung UII di area Komplek Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang.