YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta mengapresiasi langkah cepat pelasksana proyek simpang Tugu yang sigap merespons kerusakan. Di sisi lain, Forpi meminta ada peningkatan pengawasan dari instansi terkait.
Jumat siang (5/2/2021) Forpi Kota Yogyakarta kembali melakukan pemantauan kerusakan pada salah satu titik manhole di simpang tugu. Dari hasil pemantauan diketahui ada sejumlah pekerja yang sedang memperbaiki kerusakan salah satu manhole cover dengan cara di las.
Baca juga
“Itikad baik dari penyedia jasa/kontraktor layak diapresiasi. Dari pelaksana untuk sementara dilas dulu sambil menunggu produksi manhole cover di daerah Klaten Jawa Tengah,” katanya melalui rilis yang diterima redaksi.
Kepala Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Ir. Hari Setyowacono MT mengungkapkan, kerusakan pada salah satu titik manhole di pelataran Tugu sudah langsung diperbaiki oleh penyedia jasa karena nasih dalam masa pemeliharaan.
Dinas, lanjut, Hari, masih melakukan pencermatan mengenai penyebab kerusakan di kawasan tersebut. “Kita cermati dulu njeh,” ucapnya.
Nanag Sukrisno, Direktur PT. Sari Gunung Mataram Sakti menegaskan bahwa pihaknya bertanggungjawab penuh atas kerusakan di kawasan Tugu karena masih dalam masa pemeliharaan selama 6 bulan. Bahkan pihaknya siap melakukan perbaikan setelah masa pemeliharaannya habis.
Ditegaskan, kerusakan pada bagian beton karena deadline. Di mana area tersebut dipaksakan dibuka untuk kepentingan traffic. “Idealnya 14 hari baru dibuka, kemarin hanya seminggu sudah dibuka,” katanya.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |