SLEMAN (wartakonstruksi.com) - Kontraktor pelaksana penataan Embung Sendari di Kecamatan Mlati, PT Wikanandaru Multi Laksana merasa resah. Sejumlah oknum yang mengaku sebagai wartawan mendatangi lokasi proyek yang letaknya tidak jauh dari Mapolsek Mlati.
Para oknum wartawan ini datang kemudian mengambil obyek foto proyek, lantas salah satu dari oknum mencoba meminta sejumlah uang transport kepada salah satu penanggung jawab proyek. Belum sempat diberi sejumlah uang yang diminta, beberapa hari kemudian datang kembali ke lokasi dengan maksud serupa.
Baca juga
"Mereka datang ke sini sudah 3 kali, pertama kali datang 2 orang, yang terakhir sekitar 3 - 4 datang ke lokasi dengan mengendarai mobil, dia itu meminta uang ke saya," kata, Firman Febri mewakili PT Wikanandaru Multi Laksana, Jumat (16/8/2019).
Selain itu, ungkap dia, dirinya sering mendapatkan sejumlah chat dan panggilan via aplikasi WhatsApp dan permintaan telpon seluler.
"Saya ditekan oleh dua orang, sampai telpon seluller, telpon WA lalu di chat intinya pengen ketemu, kapan bisa ketemu? dan meminta atensi, kalau saya sih di lapangan terus," ungkap dia tanpa menyebut oknum yang dimaksud.
Dalam melaksanakan proyek dia menegaskan bahwa proyek senilai Rp 2 miliar ini mendapatkan pendampingan dari Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Sleman. "Kita juga dibantu ahli yang berfungsi untuk pengarahan, kita sudah dikontrol bener ini," ucap dia.
| Penulis | : ED-WK01 |
| Editor | : ED-WK02 |