Laman LPSE Kena ‘Hack’, Proses Tender di BP2JK DIY Dipending Sementara
Selasa, 16 Februari 2021 05:53 WIB

Tender+Embung+Muallimin+Bantul

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Kabar kurang menyenangkan datang dari BP2JK DIY. Proses tender sejumlah proyek untuk sementara dipending lantaran laman LPSE Kementerian PUPR diduga terkena hanck oknum tak bertanggungjawab.

Kepala BP2JK DIY, Yanuar Munlait ST M.Tech mengakui sempat ada trouble pada laman LPSE, namun dia mengaku belum tahu persis apakah sistem LPSE terkena hack atau bukan. Saat ini BP2JK masih menunggu hasil investigasi dari APIP.

Baca juga

“Sedang diaudit oleh APIP Kementerian PUPR. Sementara belum diketahui apakah di-hack atau tidak. Kami masih menunggu hasil investigasi/audit dari Itjen,” ucap Yanuar kepada wartakonstruksi.com, kemarin.

Yanuar menjelaskan, sembari menunggu hasil audit, maka proses yang ada di Pokja untuk sementara dipending. “Untuk tindak lanjut kami juga menunggu arahan/rekomendasi dari APIP/Itjen,” jelasnya.

Hasil penelusuran media ini melalui laman LPSE ditemukan kejanggalan karena sejumlah paket proyek yang ditenderkan tidak kunjung menghasilkan pemenang. Belakangan muncul informasi bila laman LPSE sempat dihack.

Informasi yang diterima redaksi, sumber hacker pada laman LPSE berasal dari dua lokasi yakni Jakarta dan Singapura.

Beberapa paket pekerjaan yang tendernya terhambat di antaranya paket embung di BBWS serayu Opak. Hingga saat ini, ada 3 paket embung yang prosesnya tertunda yaitu embung Sendangtirto di Sleman, embung Muallimin di Bantul dan satu embung lain di wilayah Dukun, Magelang.

 

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News