Lanjutan Pembangunan RSA UGM Diprediksi Habiskan Anggaran Rp 66,8 miliar
Rabu, 13 Mei 2020 09:49 WIB

Lanjutan+proyek+RSA+UGM+diprediksi+habiskan+Rp+66%2C8+miliar

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Proyek lanjutan pembangunan RSA UGM ditarget selesai pada akhir Mei ini. Proyek yang sudah dimulai sejak 20 April lalu itu diperkirakan bakal menghabiskan anggaran sebesar Rp 66,8 miliar. Setelah selesai, RS itu akan dijadikan sebagai rujukan penanganan Covid-19 di DIY.

Anggaran sebesar itu untuk menyelesaikan pekerjaan meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal elektrikal dan plumbing. Pekerjaan perbaikan struktur berupa pekerjaan screed beton (lapisan halus di atas beton/plester), perkuatan baja, dan perbaikan membran.

Baca juga

Pekerjaan mekanikal elektrikal dan plumbing meliputi pekerjaan kabel tray, pipa conduit, hydran, instalasi air minum dan listrik. Perkiraan anggaran penyelesaian pembangunan rumah sakit ini Rp 66,8 miliar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, progres penyelesaian pembangunan yangs empat mangkrak hampir 10 tahun itu secara keseluruhan mencapai 60 persen. Harapannya rampung sebelum Lebaran Idul Fitri  nanti.

Lanjutan pekerjaan dilakukan untuk menuntaskan sisa pekerjaan pada dua unit gedung yang progresnya terhenti pada 2010. Langkah ini dilakukan karena berdasarkan hasil penilaian teknis Balitbang PUPR, secara struktur gedung RS masih baik dan bisa dipakai.

"Dengan demikian, penyelesaian RS ini tidak memakan waktu terlalu lama, karena kita menggunakan sistem moduler sehingga tinggal pemasangan saja. RS tersebut terdiri dari dua gedung masing-masing terdiri dari lima lantai dengan luas seluruhnya sekitar 8.600 m2," kata Basuki, kemarin.

RSA UGM memiliki kapasitas total sebanyak 107 tempat tidur dengan rincian 80 tempat tidur rawat inap, 2 tempat tidur ruang tindakan dan 25 tempat tidur ruang isolasi. Gedung Yudhistira dengan luas 4.177 m2 memiliki kapasitas 38 tempat tidur. Gedung Arjuna dengan luas 4.505 m2 memiliki kapasitas 69 tempat tidur.

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News