Minim Atensi, Gapeknas Bantul Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Pekerja Konstruksi
Senin, 11 Mei 2020 13:59 WIB

Ketua+DPD+Gapeknas+Bantul+menyerahkan+bantuan+sembako

BANTUL (wartakonstruksi.com) – Sejak wabah Covid-19 merebak dan seluruh proyek fisik di DIY disetop, pekerja konstruksi yang jumlahnya cukup banyak otomatis kehilangan pekerjaan. Padahal tidak sedikit dari mereka yang mengandalkan sektor itu untuk menopang kehidupannya.

Kondisi pekerja konstruksi kian sulit karena wabah Covid-19 tak kunjung pergi. Sementara itu, atensi yang diharapkan seperti jauh panggang dari api. Padahal, urusan perut tidak bisa dinegosiasikan dengan cara apa pun.

Baca juga

Sadar dengan kondisi itu, Gabungan Kontraktor Nasional (Gapeknas) Indonesia DPD Kabupaten Bantul berinisiatif menyalurkan bantuan guna meringankan beban mereka. Tak kurang dari 150 paket sembako disalurkan kepada para pekerja konstruksi di Bantul.

“Jumlahnya ada 150 paket sembako yang kami bagikan kepada para pekerja konstruksi. Kami bagikan di lokasi proyek jembatan Benyo,” ucap Haryono, Ketua DPD Gapeknas Bantul kepada media ini, Senin (11/5/2020) siang.

{$lg[1]}
Tim Gapeknas Bantul berfoto di sela kegiatan pembagian ratusan paket sembako bagi pekerja konstruksi, Senin pagi.

Menurut Haryono, pakerja konstruksi dipilih sebagai sasaran penerima bantuan sembako karena sampai saat ini belum ada lembaga atau institusi yang memberikan perhatian untuk pekerja konstruksi di tengah pandemik Covid-19. Padahal, pekerja konstruksi termasuk yang terdampak langsung karena kehilangan pekerjaan.

“Kami berharap bantuan sembako ini bisa membantu meringankan beban para pekerja konstruksi. Kami juga tentu berharap agar wabah Covid-19 segera berlalu agar kehidupan kembali berjalan normal sebagaimana sebelumnya,” harapnya.

Selain pembagian sembako, Gapeknas Bantul juga menyiapkan kegiatan bakti sosial lainnya. Namun jenis kegiatan yang akan dipilih baru akan ditentukan kemudian. “Nanti baksos sambil jalan,” sambungnya.

Ditambahkan, asosiasi juga terus mendorong pemerintah untuk sesegera mungkin melaksanakan tender agar pekerjaan konstruksi bisa dilaksanakan. Pemerintah dapat memilah dengan menentukan skala prioritas terutama kegiatan fisik yang bersangkutan dengan penanganan Covid-19 seperti untuk ketahanan pangan.

“Proses pelaksanaannya nanti bisa mengacu pada protokol yang ditetapkan pemerintah. Selama protokol itu dijalankan dengan baik, saya pikir semua akan baik-baik saja,” tambahnya.

 

  

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News