YOGYAKARTA(wartakonstruksi.com) – Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap oknum jaksa dan kontraktor berdampak pada mangkraknya proyek saluran air hujan (SAH) di Jl Supomo Cs. Salah satunya yang terlihat di Jalan Babaran, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Di lokasi terlihat galian terbengkalai. Ada tiga lubang galian yang masih belum selesai dikerjakan. Dis ekitar lokasi lubang, dibatasi garis kuning hitam sebagai penanda. Kondisi ini sangat mengganggu warga sekita yang melintas, karena jalan menjadi lebih sempit dan tidak nyaman untuk dilalui.
Baca juga
Dari aspek keselamatan, pengaman berupa tolo-tolo juga kurang layak dan membahayakan pengguna jalan. Padahal lubang galian yang ada di sampingnya cukup dalam. Papan informasi juga menyesatkan karena ditulis timbunan, padahal tidak ada timbunan melainkan galian.
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/08-2019/Galian-SAH-Jalan-Babaran--28-12.jpg)
Warga yang menggunakan kendaraan roda dua harus bergantian saat melintasi jalan di samping lubang tersebut. Bahkan bagi yang menggunakan kendaraan roda empat tidak dapat melintasi karena kondisi jalan tidak cukup. Tampak pula beberapa toko di sekitar lubang galian tidak beroprasi karena terletak tepat di depan lubang galian.
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/08-2019/Lubang-galian--28-12.jpg)
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/08-2019/Sempit--28-12.jpg)
| Penulis | : Ayunda Anggita Natami |
| Editor | : Sodik |