Pembangunan SPALD-T Bambanglipuro Dikebut, Kontraktor Target 83 Persen di Akhir 2020
Minggu, 15 November 2020 13:28 WIB

Proyek+SPALD-T+Bambanglipuro+dikebut

BANTUL (wartakonstruksi.com) - Pengerjaan pembangunan proyek Sistem Pengelolaan Air limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Bambanglipuro Tahap I yang berada di Dusun Bondalem, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul terus dipercepat.

Langkah percepatan itu dilakukan guna mengantisipasi datangnya puncak musim hujan. Pasalnya saat hujan pekerjaan tidak bisa optimal.

Baca juga

"Sebagian item pekerjaan yang kita kerjakan adalah galian pipa dengan kedalaman mencapai 3 meter, bila pelaksanaan dalam kondisi hujan tentu akan sulit untuk dikerjakan," ungkap Lukman Arif dari kontraktor pelaksana proyek.

Kesulitan kontraktor bukan tanpa alasan, sebab kondisi tanah di wilayah tersebut sebagian besar memiliki muka air tanah yang dangkal. Pada galian kedalaman 1,5 meter, sudah keluar air. Nah, bila ditambah curah hujan yang tinggi tentu akan menjadi masalah yang besar.

Oleh karena itu, lanjutnya, sebelum akhir tahun  2020 dirinya menargetkan pemasangan pipa dapat terselesaikan. Dengan demikian, lanjut dia, sisa pekerjaan nantinya tidak terpengaruh kondisi cuaca.

"Progress pekerjaan sampai dengan akhir tahun kita targetkan mencapai 83 persen, saat ini progres kita sudah mencapai 64 persen. Dengan percepatan kami optimistis target itu dapat tercapai," tandas Lukman.

Kendala pelaksanaan proyek juga diakui Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Balai PPW DIY, Arif Wahyu S, ST. Faktor cuaca dan sumber air pada lokasi galian pipa termasuk bagian dari kendala yang dihadapi, akan tetapi bukan berarti tidak dapat teratasi.

"Progres pekerjaan berjalan dengan baik, sejauh ini masih dalam kondisi yang cukup aman. Faktor cuaca dan muka air tanah yang dangkal bagian dari kendala yang kita hadapi, namun itu bisa masih bisa diatasi," kata Arif.

Arif menjelaskan, proyek pembangunan SPALD Terpusat itu menggunakan skema kontrak tahun jamak atau disebut juga dengan kontrak MYC. Pekerjaan akan berakhir di bulan Mei 2021. Dia meminta kepada kontraktor, selain target juga harus tetap menjaga kualitas pekerjaan dan selalu memperhatikan Prokes Covid -19.

"Pekerjaan masih menyelesaikan Bangunan Grit Chamber, Bak Equalisasi, Bak Clarifier, Bak Aerasi, Bangunan Kantor dan Gedung serbaguna serta pemasangan pipa diameter 700 dan 400 mm," pungkasnya.

 

Penulis : D-PS
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News