KULON PROGO (wartakonstruksi.com) – Proyek Peningkatan Jalan Girinyono – Gupit di perbatasan Desa Sendangsari Pengasih dan Desa Hargowilis Kokap, mengundang kekhawatiran warga menyusul segera datangnya musim hujan. Pasalnya proyek yang baru saja selesai itu tidak disertai pekerjaan saluran. Warga waswas akan terjadi luapan air ke pekarangan mereka.
Peningkatan jalan Girinyono – Gupit sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter dikerjakan oleh CV. Yoga Karya dengan Konsultan Pengawas dari CV. Cipta Buana Sejati.
Baca juga
Parjiyo mantan Ketua RT 29 Pedukuhan Girinyono menuturkan, saat sosialisasi dari pihak kontraktor disampaikan bahwa peningkatan jalan berupa cor beton dan aspal ini menggunakan cor beton dengan ketebalan 12 sentimeter dan untuk aspal dengan ketebalan 1,5 sentimeter.
“Saat awal sosialisasi sudah disampaikan seperti itu dan saat itu justru saya yang tanya kenapa tidak pakai saluran air. Nanti kalau pas hujan air dari atas dipastikan merendam pekarangan milik warga sini, apalagi yang diaspal itu kan berada dilereng perbukitan,” ujar Parjiyo.
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/10-2019/Tanpa-Drainase--25-06.jpg)
Selain itu ditambahkan juga saat melakukan pekerjaan cor beton sempat memakan waktu yang cukup lama lantaran dalam pekerjaan ini campuran cor beton dilakukan dilokasi dengan menggunakan 2 unit molen.
“Aspalnya malah bisa cepat enggak sampai tiga hari terus pakai stom yang kecil itu. Tapi kalau yang cor beton itu semua dikerjakan dilokasi nyampurnya material juga disana sehingga kalau nggak salah itu lebih dari sebulan baru bisa selesai,” tambah Parjiyo.
Meski demikian sejumlah warga yang berada disekitar jalur tersebut tetap merasa was – was saat musim penghujan tiba lantaran luapan air hujan dari daerah yang berada diketinggian memiliki volume yang cukup besar. Selain berpotensi merendam dan menggenangi pekarangan warga, luapan arus air hujan juga bisa mengakibatkan adanya tanah longsor.
“Ya kemaren pas sosialisasi memang dari pihak pemborong katanya nggak pakai saluran, ya nanti belum tahu warga disini seperti apa antisipasinya pas mulai ada hujan,” pungkas Parjiyo.
| Penulis | : Bhisma Bharata |
| Editor | : Sodik |