SLEMAN (wartakonstruksi.com) –Pembangunan embung Sendangtirto Berbah Sleman berjalan sesuai rencana. Progress pekerjaan mencapai 10 persen lebih. Nantinya embung tidak hanya akan berfungsi untuk support irigasi, namun juga untuk mengembangan UMKM.
Lurah Sendangtirto, Sardjono, mengaku senang akhirnya pembangunan embung yang sempat tertunda dapat terlaksana. Embung, kata dia, memiliki fungsi utama untuk irigasi. Embung ini akan mengairi areal pertanian di 4 padukuhan dengan luas kurang lebih 20 – 30 hektare.
Baca juga
Selain itu, embung juga akan dimanfaatkan sebagai destinasi wisata dan tempat pembinaan dan ppengembangan UMKM. Pembinaan UMKM, lanjut dia, tidak hanya dilakukan di lokasi embung melainkan juga di Kampung KOI, di Padukuhan Dawukan.
“Di sana akan kami buatkan lapak-lapak. Sekarang sudah ada limasan, jadi itu nanti untuk pemberdayaan,” jelas Sardjono, kemarin.
Sementara itu, pembangunan embung mencapai 10 persen lebih. Pantauan di lokasi, tampak bagian embung sudah digali dan mulai dibangun bagian dinding embung sisi selatan. Satu unit alat berat dioperasikan untuk mengeruk material dan diangkut dengan delapan unit armada.
“Dalamnya dari atas nanti 5 meter. Sekarang sudah sekitar 10-an persen. Armadanya sementara ini alat berat baru satu, nanti ditambah lagi. Untuk mengangkut material sisa galian ada delapan unit, kadang juga tujuh,” ucap Sudaryata, dari pihak pelaksana proyek.
Ditambahkan, pekerjaan yang dimulai tiga pekan sebelum Lebaran lalu sedikit terhambat dengan adanya 3 mata air di sekitar lokasi. “Ada 3 mata air lumayan deras. Semalam saja sudah penuh airnya,” tambahnya.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |