Proyek Gerbang Klangon Mulai Digarap, Rampung Dalam 9 Bulan
Rabu, 04 Maret 2020 10:41 WIB

Proyek+gerbang+Klangon+jadi+pendukung+Pengembangan+KSPN+Borobudur

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) - Rencana pembangunan gerbang perbatasan antara Yogyakarta- Jawa Tengah yang tepatnya di Klangon, Banjaroya, Kalibawang, Kulon Progo sudah masuk tahap pelaksanaan fisik. Kepastian itu setelah adanya kontrak kerja proyek pengembangan KSPN Borobudur tersebut.

"Saat ini sudah masuk tahap pelaksanaan konstruksi, penandatanganan kontrak pekerjaan paket pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional sudah dilakukan pekan lalu, Jum'at (27/02/2020)," ungkap Fery Yuliatna ST M.Eng, PPK Proyek Pengembangan KSPN Borobudur.

Baca juga

Menurut Fery, item pekerjaan bukan hanya gerbang perbatasan saja, akan tetapi banyak fasilitas umum lainnya yang akan dibangun, karenanya akan membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pelaksanaannya.

Untuk menghindari terjadinya keterlambatan dalam pelaksanaan kegiatan, pihaknya (Balai PPW DIY) melelang paket kegiatan tersebut di akhir 2019 (lelang dini, - Red). Sehingga kontrak bisa dilakukan di awal tahun (27/02/2020) dengan durasi pelaksanaan 270 hari kalender.

Lebih lanjut dikatakan, selain pembangunan gerbang perbatasan akan dibangun rest area dua lantai yang dilengkapi dengan food court, mushola, MCK dan deck view untuk melihat sunset di sore hari.

"Gerbang yang dibangun di area perbatasan Yogya-Jateng ini diharapkan menjadi ikon baru yang 'eye catching' untuk menyambut para wisatawan yang datang dari arah bandara baru Yogyakarta International Airport (YIA). Masyarakat juga dapat berhenti sejenak untuk beristirahat maupun ber-swa foto di tempat tersebut," imbuh Fery.

Untuk pengembangan KSPN tersebut, lanjut Fery, pemerintah menganggarkan dari sumber pendanaan APBN Murni TA 2020 dalam DIPA Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai pagu sebesar Rp 27.000.000.000,00,- (Dua Puluh Tujuh Miliar Rupiah).

Namun setelah dilakukan lelang terbuka oleh BP2JK nilai tersebut berkurang menjadi Rp 21.329.965.870,70. Lelang proyek dimenangkan PT. Sari Gunung Mataram Sakti.

Penulis : D-PS
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News