YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO) berencana membangun 4 embung baru tahun ini. Namun dari empat embung yang direncanakan itu, baru satu saja yang sudah dinyatakan clear yaitu embung Universitas Islam Indonesia (UII) 2.
PPK DSE BBWS Serayu Opak Muhammad Fahrurozi ST MT membenarkan soal embung UII 2. Menurut dia, untuk membangun embung itu sudah dialokasikan anggaran sebesar Rp 7 miliar. Angka itu, lebih besar dari embung UII 1 yang selesai dibangun pada akhir 2019 lalu.
Baca juga
“Semuanya memang ada 4 embung yang direncanakan dibangun tahun 2020 ini, tapi baru satu yang sudah clear yang UII. Nilainya sebesar Rp 7 miliar,” ucap PPK yang biasa disapa Fauzi.
Nantinya embung akan dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektare. Dan saat ini prosesnya sedang persiapan untuk lelang. Soal anggaran, ia mengakui lebih besar dari embung sebelumnya. Hal itu dimungkinkan karena pada embung UII 2 akan dilengkapi mikrohidro.
“Mungkin karena ada mikrohidronya. Untuk mikrohidro itu memang mereka yang bikin, kita yang bikin rumahnya. Kalau soal luas embungnya saya lupa, tapi nanti itu dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektare,” jelasnya.
Sementara itu, tiga embung lain yang direncanakan dibangun tahun ini juga prosesnya masih pada tahap revisi anggaran karena ada kekurangan pada RAB sebelumnya. “Kalau anggarannya kurang terus dipaksakan nanti malah tidak bagus, tidak manfaat kan sayang. Kita masih nunggu revisi anggaran itu,” katanya.
Ketiga embung itu berada di Wukirsari, Imogiri, Bantul dan dua lainnya di Magelang, Jawa Tengah yaitu di Pagergunung Kecamatan Ngablak dan Ngawonggo di Kecamatan Kaliangkrik.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |