Punya Dana, Taufik Desak Bupati Sleman Berdayakan Warga Produksi Masker dan APD
Kamis, 09 April 2020 04:03 WIB

Anggota+Forpi+Sleman

SLEMAN (wartakonstruksi.com) - Imbauan pemerintah pusat untuk memakai masker di saat bepergian di luar rumah menjadi penting. Pasalnya pemakaian masker dapat membantu di dalam mencegah penularan virus Corona atau Covid-19.

Namun sayangnya, stok masker di pasaran sangat terbatas, kalau pun ada harganya cukup mahal perbuah yakni dengan harga minimal Rp. 5.000. Padahal di saat normal harganya hanya sekitar Rp. 1.000 per buahnya.

Baca juga

Atas kondisi tersebut Taufik B.Sc, anggota Forpi Sleman mendorong Bupati Sleman untuk segera menjawab kebutuhan masker bagi warga masyarakat Sleman khususnya. Dia menilai dengan kebijakannya Bupati mestinya mampu mengatasi kelangkaan tersebut.

"Pak Bupati harus segera mencarikan solusinya, dengan kewenangannya saya kira mampu untuk mengatasi kelangkaan masker tersebut," ungkap Taufik kepada wartakonstruksi.com, Rabu(8/4/2020).

Pemkab Sleman, lanjut Taufik, harus memproduksi masker tersebut secara masal agar harga kembali normal. Produksinya dengan cara pemberdayaan masyarakat, biayanya bisa menggunakan dana APBD, "Masker kan bagian dari upaya pencegahan Covid-19," tandas Taufik.

Lebih jauh Taufik mengatakan, dana infrastruktur ratusan miliar yang kini dialihkan untuk perang melawan corona mestinya juga dialokasikan untuk pembuatan masker. Selain bermanfaat untuk mencegah penularan virus juga dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat yang kini mulai memprihatinkan.

Dengan instrumen yang dimiliki, Pemkab Sleman dapat menghimpun masyarakat yang memiliki keahlian menjahit, untuk kemudian dibina dan dibimbing dalam memproduksi alat tersebut. Dengan demikian selain tujuannya utama tercapai masyarakat juga bisa dapat penghasilan.

Namun, lanjut dia, tentunya di dalam mengerjakannya tetap menjaga jarak, apalagi  pekerjaan tersebut dapat dikerjakan di rumah masing-masing.

Selain Masker, Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis juga dapat di produksi massal oleh warga masyarakat Sleman. "Kita bisa, kita mampu, kita punya SDM untuk produksi itu kenapa tidak diberdayakan," pungkasnya.

Penulis : D-PS
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News