KULON PROGO (wartakonstruksi.com) - Ruas jalan Bulu – Clereng baru saja selesai dibangun, namun ruas itu belum dilengkapi rambu-rambu lalu lintas. Padahal jalur tersebut cukup padat dengan volume kendaraan terutama saat jam – jam sibuk para siswa sekolah maupun para pegawai hendak melakukan aktivitas perkantoran.
Karena itu Pemkab Kulon Progo didesa segera melengkapi ruas jalan itu dengan rambu lalin. Desakan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kulon Progo H Ponimin Budi Hartono SE MM di hadapan puluhan warga Kecamatan Pengasih saat mengisi kegiatan reses.
Baca juga
“Seharusnya dinas teknis segera menindaklanjuti dengan pemberian rambu – rambu, jalur itu cukup padat dengan arus kendaraan baik pagi maupun siang hari, apalagi jalan itu juga menjadi jalur utama dari kendaraan tambang. Tadi saya sempat perhatikan justru khawatir kalau sampai sekarang marka jalan saja belum ada. Hal seperti ini kan membahayan pengendara,” ungkap Ponimin BH.
Selain itu, rambu batas kecepatan dan rambu persimpangan jalan perlu segera dilakukan pemasangan mengingat di jalur tersebut selain berdekatan dengan sekolah, Kantor Puskesmas, Pondok Pesantren juga berada di tepi pasar tradisional, yakni Pasar Clereng.
“Jalur ini kan banyak fasilitas publik ya, sehingga begitu perbaikannya selesai pihak dinas terkait bisa langsung memprogramkan untuk pemasangan rambu – rambu. Jadi harus ada langkah – langkah antisipatif tanpa harus menunggu ada hal – hal yang tidak kita inginkan bersama,” tandasnya.
Seperti pernah diberitakan sebelumnya, ruas jalan Bulu – Clereng yang merupakan jalan penghubung antar kecamatan yakni Kecamatan Pengasih, Girimulyo dan Kecamatan Nanggulan ini baru saja selesai dibangun berupa cor beton dengan panjang sekitar 750 meter dan lebar sekitar 5 meter dengan menelan dana lebih dari Rp 2 miliar.
| Penulis | : Bhisma Bharata |
| Editor | : Sodik |