SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Pembangunan Rusun BBWS Serayu Opak (BBWS-SO) mendekati akhir. Progress pekerjaan sudah mencapai 92,4 persen dari rencana 87 persen. Pelaksana dari PT. Abadi Prima Intikarya KSO menjadwalkan commissioning test atau tes fungsi pada pekan ini agar pekerjaan bisa selesai lebih cepat.
“Secara kontrak pekerjaan berakhir 23 Juli, tapi kami upayakan akhir Juni ini sudah selesai. Minggu ini kita mulai commissioning untuk MEP,” ucap Ardianto H Yudono, S.T, Project Manager Pembangunan Rusun ASN BBWS SO kepada media ini, kemarin.
Baca juga
Dia menjelaskan, secara keseluruhan pekerjaan masih menyisakan finishing arsitek, pekerjaan lansekap luar, pemasangan tanaman. Item pekerjaan tambahan, hanya berupa pekerjaan lansekap meliputi perkerasan rigid dan perkerasan paving serta tanaman vegetasi rumput dan tanaman peneduh.
“Untuk ruangan secara pekerjaan fisik sudah hampir 100 persen tinggal aksesoris dan akan dipasang minggu ke-2 atau ke-3, soalnya tinggal pasang saja untuk materialnya sudah lengkap. Itu tidak termasuk meubelair. Khusus meubelair sudah disiapkan SNVT setelah PHO mungkin sudah bisa dimasukkan,” sambungnya.
Soal pemasangan lift, lanjut Ardianto, pekerjaannya sudah mulai pemasangan electrical. “Minggu ini mulai commissioning test untuk memastikan sistem mekanikal elektrikal berjalan baik demikian juga airnya,” jelasnya.
Lebih jauh Ardianto mengungkapkan, sempat ada kendala di awal pekerjaan berupa sempitnya akses menuju lokasi. Kondisi itu membuat pelaksana tidak bisa maksimal menggunakan alat bor karena hanya bisa menggunakan alat bor yang tidak terlalu besar.
“Setelah kita cari solusi ada akses yang bisa diubah dengan. Bagian depan ada yang dijebol supaya alat bisa masuk. Setelah itu kita kejar progress, akhirnya 2-3 minggu sudah selesai untuk pekerjaan bor dan sudah mulai untuk pekerjaan sub structure,” paparnya.
Kendala di awal tersebut, lanjut dia, sempat membuat pekerjaan mengalami delay 2 pekan. Namun dia bersukur semuanya tertangani dengan baik dan kini pekerjaan sudah hampir selesai. Dia memastikan, setelah pekerjaan selesai bangunan bisa langsung digunakan karena secara fungsi sudah bisa dimanfaatkan.
“Masa pemeliharaan satu tahun tapi berharap bisa dimanfaatkan lebih cepat karena secara fungsi memang sudah bisa dimanfatkan. Kalau ada yang perlu diperbaiki, kami siap. Jadi masa pemeliharaan sambil digunakan tidak masalah,” pungkasnya.
Rusun ASN BBWS SO sendiri terdiri dari 6 lantai dengan total unit sebanyak 68 unit tipe 45. Setiap unit terdiri dari 2 kamar tidur, toilet, meja dapur dan balkon. Ruangan juga tampak sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC).
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |