GUNUNGKIDUL (wartakonstruksi.com) – Kemarau berkepanjangan berdampak luas pada ketersediaan air bersih di Gunungkidul. Sebagian besar kawasan di kabupaten itu mengalami krisis air bersih. Suplai air bersih sangat membantu meringankan kesulitan warga.
Kondisi itu memantik empati Alumni SMP N 3 Banguntapan angkatan tahun 1991 yang tergabung dalam Bangga 91. Kemarau panjang membuat Bangga 91 berinisiatif menyuplai puluhan tanki air bersih bagi warga di Dusun Pucanganom B, Pucanganom, Rongkop, Gunungkidul.
Baca juga
- Forpi Sleman Soroti Tiang Telkom di Jalan Nusa Indah Concat, Hambat Poyek Drainase
- Ganggu Saluran Air Pedagang, Proyek Drainase dekat Pasar Concat Dikeluhkan
- JEMBATAN TRISIK: Tiang Penyangga Ambles, Pemkab Didesak Segera Lakukan Perbaikan
“Droping airnya sudah kita laksanakan Minggu (20/10/2019) kemarin. Seluruhnya ada 35 tanki air bersih yang kita salurkan untuk membantu saudara kita yang sedang mengalami kesulitan air bersih,” ucap Haryono, ketua panitia sekaligus Ketua Bangga 91.
Menurut Haryono, kesulitan air bersih yang dialami warga Rongkop khususnya Puncanganom membuat Bangga 91 tidak bisa hanya berpangku tangan. Ia dan rekan-rekan alumni lainnya, tergerak mengulurkan tangan membantu meringankan beban dengan mengirimkan air bersih.
“Kegiatan berjalan lancar, secara simbolis bantuan diterima oleh tokoh masyarakat setempat, Bapak Tuparta dan bapak Dukuh, yaitu Pak Amin. Kami berharap semoga bantuan ini memberi manfaat bagi mereka dan bisa memicu yang lain untuk ikut membantu meringankan kesulitan mereka juga,” harapnya.