KULON PROGO (wartakonstruksi.com) – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-107 Kodim 0731/Kulon Progo terus berjalan meski dibayangi penyebaran wabah Covid-19. Sejumlah kegiatan fisik dilaksanakan di antaranya memperlebar jembatan yang menjadi akses penghubung warga di dua dusun.
Jembatan yang diperlebar ada di Pedukuhan Prangkokan, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo. Menurut Serma Sarana selaku Babinsa Purwosari, bahwa jalan Pedukuhan Prangkokan melewati sungai dan hanya dihubungkan dengan plat beton dengan lebar kurang lebih satu meter dan panjang lima meter.
Baca juga
Dengan kondisi seperti itu, jembatan hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua itu pun harus berhati-hati. “Warga memang berkeinginan untuk melebarkan jembatan tersebut agar dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dengan nyaman dan tidak membahayakan,” ucap Serma Sarana.
Jembatan yang diinginkan warga mulai terealisasi. Program TMMD Reg Ke-107 Kodim Kulon Progo menjadikan pelebaran jembatan sebagais alah satu sasaran fisik. Sejak pra TMMD, warga antusias ambil bagian dalam pembangunan jembatan tersebut dengan kerja bakti pembuatan pondasi jembatan dan pemasangan tiang penyangga papan penopang bagian dasar jembatan yang akan dicor.
“Jembatan kemudian dilebarkan menjadi lima meter dengan panjang tetap lima meter. Saat ini pengecoran sudah selesai dilaksanakan dan tinggal penyempurnaan,” terangnya.
Dengan dilebarkannya jembatan tersebut, akan sangat banyak manfaat warga terutama dalam melakukan aktivitas sehari-hari. “Kendaraan roda empat juga dapat masuk sehingga dapat mempermudah, mempercepat dan menghemat tenaga dan biaya bagi warga yang ingin menjual hasil bumi,” tutur Dukuh Prangkokan.
Selain jembatan, sasaran fisik TMMD meliputi corblok jalan sepanjang 2 kilometer, di mana 200 meter di antaranya dilakukan perkerasan. Ada pula rehab masjid, pos ronda, dan bedah rumah.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |