Tender Awal Rusun MBR Kota Yogya Gagal Hasilkan Pemenang, Terpaksa Ditender Ulang
Rabu, 20 Januari 2021 05:58 WIB

tender+rusun+MBR+KOta+Yogya+diulang

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.com) – Tender awal proyek pembangunan rumah susun MBR Kota Yogyakarta gagal menghasilkan pemenang. Proyek rusun dengan pagu Rp 24,5 miliar yang berlokasi di Bener, Tegalrejo, Kota Yogyakarta itu ditender ulang.

Pantauan media ini melalui laman lpse Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, proyek ditender ulang dengan kode 70947064, tanggal pembuatan 13 Januari 2021. Nilai HPS masih sama sebesar Rp 23,4 miliar.

Baca juga

Pantauan per tanggal 20 Januari 2021, tender terdata diiukti 134 peserta. Sedangkan tahapanya sesuai jadwal sudah masuk tahap upload dokumen penawaran yang berlangsung mulai tanggal 18 Januari – 25 Januari 2021.

Sebelumnya, proyek rusun MBR Kota Yogyakarta dilelangkan dengan kode 68677064, tanggal pembuatan  20 November 2020. Harapannya, tender yang diikuti 176 peserta itu menghasilkan pemenang sesuai harapan.

Dalam perjalanannya, sebanyak 18 perusahaan mengajukan penawaran. Namun penawaran proyek ini ndlosor tak terkendali. Dari nilai HPS, penawaran terendah ada di angka Rp 16,5 miliar diajukan PT. Transkomindo Rekatama, kemudian terendah kedua PT. Dutakarya Prathamaunggul dengan penawaran Rp 17,9 miliar, disusul PT. Erdea Berkah Mandiri dengan penawaran sebesar Rp 18,0 miliar.

Lalu, PT. Paramitra Multi Prakasa (Rp 18,1 miliar), PT. Tigamas Mitra Selaras (Rp. 18,2 miliar), PT. Rhino Perkasa (Rp. 18,2 miliar), PT. Sumber Alam Sejahtera (Rp 18,2), PT. Wijaya Karya Nusantara (Rp 18,5 miliar), PT. Aiwondeni Permai (Rp 18,6 miliar), PT. Bintang Milenium Perkasa (Rp 18,7 miliar)

 miliar Kondisi itu tentu mengkhawatirkan mengingat proyek ini adalah bangunan gedung. Tahap evaluasi sempat diperpanjang sebelum akhirnya tender dinyatakan gagal.

Kepala BP2JK DIY, Yanuar Munlait ST M.Tech ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa proyek pembangunan rusun MBR Kota Yogyakarta ditender ulang. Alasannya karena tidak ada peserta lelang yang memenuhi syarat. Namun demikian dia tidak berbicara lebih banyak soal itu.

Termasuk ketika ditanya apakah ada perbedaan syarat tertentu pada tender proyek itu dengan tender sejenis, termasuk rusun yang sudah dibangun tahun 2019 lalu. “Syaratnya saya tidak hafal, ada di dokumen pemilihan,” katanya.

 

Penulis : O-Kz
Editor : Dodi Pranata
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News