Proyek 4 Jembatan Jl Gito Gati Dimulai 6 Februari, Hanya 2 Dibuatkan Jembatan Darurat
Selasa, 29 Januari 2019 14:06 WIB

Bambang Sugaib

YOGYAKARTA (wartakonstruksi.id) – Dinas Pekerjaan Umum Perubahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY memastikan pembangunan empat jembatan di sepanjang Jalan Gito Gati bakal dimulai pada 6 Februari mendatang. Hanya dari 4 jembatan itu, 2 saja yang dibuatkan jembatan darurat. Keempat jembatan yang akan dibangun adalah Jembatan Denggung, Tlacap, Tambakrejo dan jembatan Gondanglegi. Total anggaran yang digelontor untuk proyek peningkatan jembatan dengan struktur plengkung beton tersebut sebesar Rp 8,93 miliar. Dari empat jembatan itu, dua di antaranya yakni Gondanglegi dan Tambakrejo akan dibuatkan jembatan darurat. Artinya jembatan itu nanti msih bisa dilewati kendaraan roda empat atau kendaraan ringan. Sedangkan pada jembatan Denggung dan Tlacap tidak ada jembatan darurat yang dibuat. Baca juga: Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUP- ESDM DIY, Bambang Sugaib ST MT menerangkan, permasalahan yang terjadi pada ruas jalan penghubung Jalan Denggung-Wonorejo adalah terdapatnya kerusakan perkerasan jalan dan kondisi jembatan yang sudah melebihi umur rencana. “Pada dasarnya ini pembangunan untuk pelayanan kepada masyarakat dibidang ketersediaan infrastruktur jalan dan jembatan yang memadahi dan memenuhi  keamanan dan kenyamanan lalu lintas. Pembangunan oleh kontraktor dimulai 6 Februari 2019,” terang Bambang, Rabu (29/1/2019). Menurut Bambang, pekerjaan meliputi peningkatan infrastruktur empat jembatan sepanjang jalan tersebut. "Tapi yang bisa kita buat jembatan darurat hanya di Gondanglegi  dan Tambakrejo,” katanya. Soal anggaran, Bambang merinci, dana  proyek pembangunan jembatan Denggung menelan anggaran Rp 3,22 miliar, jembatan Tlacap Rp 3,23 miliar, jembatan Tambakrejo Rp 1,35 miliar, dan jembatan Gondanglegi sebesar Rp 1,13 miliar. Berita lainnya: Struktur pembangunan untuk jembatan Denggung dengan bentang jembatan sejauh 18,5 meter dan lantai jembatan selebar 11 meter, dikerjakan oleh PT Surya Karya Setiabudi (PT SKS) dengan waktu pengerjaan selama 180 hari. Jembatan Tlacap, bentang jembatan sejauh 14 meter, lantai jembatan 9 meter dikerjakan oleh PT Soruyen Indonesia dengan masa kerja 180 hari. Kemudian jembatan Tambakrejo sepanjang 6 meter dengan lebar lantai jembatan 9 meter oleh kontraktor CV Triasa, dan terakhir jembatan Gondanglegi dengan bentang jembatan 5 meter, lebar lantai jembatan 9 meter dikerjakan oleh CV Raharjo Putro. Sesuai perencanaan pembangunan, prioritas untuk jembatan Gondanglegi dan Tambakrejo akan dirampungkan lebih awal. ”Sesuai target waktu pelaksanaan 120 hari kerja diharapkan untuk jembatan Gondanglegi dan Tambakrejo selesai  lebih awal,” harapnya. Eko Purwono
Penulis :
Editor : wkeditor
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News