Dinas PUP ESDM Minta Tanaman Perindang yang Mati di Jl Margo Utomo, Diganti
Kamis, 19 September 2019 11:17 WIB

pohon+perindang+di+Jl+Margo+Utomo+mati

YOGYAKARTA (wartakonstuksi.com) – Tanaman perindang di sepanjang jalan Margo Utomo kini mendapat perhatian serius dari pejabat terkait. Pasalnya tanaman perindang jenis pohon asem yang diharapkan dapat tumbuh subur namun faktanya banyak yang mati.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUP ESDM DIY, Arief Azazi Zein ST M.Eng menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengganti tanaman yang mati tersebut. Dalam rapat persiapan FHO, kata dia, dibahas soal penggantian tanaman yang mati tersebut.

Baca juga

"Kami minta tanaman yang mati segera diganti dan penanamannya masih dengan polibag untuk ditanam yang baik dan segera dikoordinasikan dengan vendor tanamannya," kata Arief tak lama setelah rapat digelar.

Permintaan penggantian tanaman perindang tersebut mendapat respon positif dari pihak penyedia. Mereka, kata dia, akan segera menindaklanjuti hasil rapat untuk proses penggantian tersebut.

Sejauh ini, pihaknya sudah berupaya melakukan penyiraman secara rutin dengan meminta bantuan DLH Kota Yogya, namun karena kendala media tanah yang keras membuat tanaman sulit untuk tumbuh, "Apalagi ini kan pohon asem, tidak mudah," ujarnya.

Persoalan matinya tanaman perindang di jalan Margo Utomo sempat menjadi sorotan Direktur Eksekutif Aliansi Pengawas Konstruksi (APK), Baharuddin Kamba, dirinya menyayangkan kondisi  tanaman di Jalan Margo Utomo tersebut.

Dia pun mempertanyakan perawatan yang dilakukan oleh pihak terkait. Meski dia juga tidak menampik kemungkinan dugaan kualitas tanaman yang tidak terlalu bagus.

“Perawatannya bagaimana itu kok bisa seperti itu? atau jangan-jangan kualitas tanaman yang ditanam di situ bukan yang kualitasnya bagus. Kalau itu penyebabnya kan sayang sekali, kontrak pekerjaan itu kan besar,” ungkap Bahar. Dia pun meminta agar perawatan tanaman di kawasan itu lebih diperhatikan lagi.

 

Penulis : D-PS
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News