EMBUNG BATUR: Warga Dilarang Protes Selama Proyek Digarap
Minggu, 11 Agustus 2019 13:10 WIB

Embung+Batur+Mangkrak

KULONPROGO (wartakonstruksi.com) – Embung Batur yang kondisinya mangkrak di Pedukuhan Kamal, Desa Karangsari, Pengasih ternyata menyisakan banyak cerita. Salah satunya mengenai kejelasan status tanah warga terdampak proyek yang igarap tahun 2016 silam.

Sugiyatman, Kepala Dukuh Kamal sekaligus pemilik lahan pekarangan yang terkena dampak proyek, menceritakan bahwa saat dilakukan sosialisasi, warga yang diundang diminta ikut mendukung kelancaran proyek pembangunan. Bila ditemukan sesuatu hal bakal dimusyawarahkan saat pekerjaan tersebut selesai dikerjakan.

Baca juga

“Dulu itu pas sosialisasi disampaikan jangan ada yang protes dulu nanti bisa dibicarakan saat akhir pekerjaan. Saat itu saya ya manut saja, ternyata sampai sekarang juga enggak ada kejelasan apapun. Pas dikerjakan itu yang dilewati alat berat dan truk material pekarangan milik saya dan itu kebun bukan jalan umum,” kata Sugiyatman, kemarin.

Menurut pengakuan Sugiyatman, pekarangan yang terkena dampak saat pembangunan embung Batur sepanjang sekitar 50 meter dengan lebar lebih dari 2 meter. “Saat awal – awal dikerjakan tanah galiannya kan dibuang di sini, keluar masuk kendaraan yang mengangkut material juga lewat sini, beckhoenya juga begitu. Apalagi saat itu mulai masuk musim hujan, bisa dibayangkan kondisinya,” ujarnya.

Dia juga mengaku pesimistis dengan manfaat embung. “Sekarang kalau lantai embung itu pagi diplester terus malemnya kena hujan, dan dari perkiraan saya itu banyak yang bocor. Apalagi ada rencana pemanfaatannya untuk mencetak lahan sawah baru, saya koq pesimis ya. Selama ini warga saya belum ada yang memanfaatkan,” paparnya.

Ditambahkan, lahan yang digunakan membangun embung Batur tersebut merupakan lahan hak milik dan tidak kurang dari sekitar 4 orang warga. Adanya sejumlah kerusakan di beberapa titik bangunan juga diakui dan berakibat pada mangkraknya bangunan tersebut. “Saat dibangun saya sempat lihat juga, dari perkiraan saya mungkin ada yang tidak sesuai dan sekarang ya seperti itu keadaanya,” pungkasnya.

 

Penulis : Bhisma Bharata
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News