Embung Mororejo: Mulai Kotor, Nihil Tempat Sampah
Rabu, 12 Februari 2020 11:17 WIB

embung+mulai+banyak+sampah

SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Selesai dibangun akhir tahun lalu, pemandangan kurang sedap mulai terlihat di embung Mororejo. Sampah mulai banyak terlihat di dalam area embung yang dibangun dengan dana sebesar Rp 3,8 miliar lebih.

Siti Aminah, warga Dusun Domban yang berjualan di sekitar embung mengatakan, banyaknya sampah di dalam embung berasal dari aliran utama embung tersebut, apalagi tidak ada penyaring sampah agar tidak masuk ke dalam embung.

Baca juga

Kondisi diperparah kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah. Warga masih sering membuang sampah di sungai yang buaranya di embung Mororejo. “Seharusnya ada penyaring biar sampah tidak ikut masuk ke embung, tapi kesadaran membuang sampah juga harus ditingkatkan,” katanya.

Selain itu, banyaknya pemancing yang datang diduga turut andil dalam penambahan jumlah sampah di kawasan itu. sebab, di lokasi tidak tersedia tempat sampah yang bisa digunakan pengunjung maupun pemancing untuk membuang sampah.

{$lg[1]}
Mulai banyaknya sampah di embung Mororejo, salah satunya karena di lokasi tidak ada tempat sampah. Foto: Endang Rusmiarti

“Dalam beberapa bulan ini ada banyak pemancing yang mancing di embung ini dikarenakan dari pihak kontraktor melepas ikan di embung ini entah ada izin memancing nya atau tidak,” katanya lagi.

Dijelaskan Aminah, fasilitas di kawasan embung memang masih sangat kurang. Selain tempat sampah, juga belum ada penerangan jalan.

Soal sampah, sepengetahuannya sudah ada petugas yang membersihkan sampah di embung setiap Minggu. Hanya saja, pembersihan setiap Minggu itu dinilai tidak efektif lantaran sampah bertambah setiap hari.

“Harapan dari warga untuk pihak terkait adalah agar pihak terkait memberikan adanya penerangan jalan dan tempat sampah yang tersedia di sekitar embung agar sampah dapat terkondisikan dengan baik dan tidak mengotori embung,” harapnya.

Penulis : MG WK003
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News