BANTUL (wartakonstruksi.com) – Kabar mengejutkan datang dari Bantul. Tiga proyek jalan pendekat jembatan milik BPBD Kabupaten Bantul kabarnya dibatalkan. Informasi ini diterima redaksi wartakonstruksi.com, Selasa (22/12/2020) siang.
Tiga proyek jalan pendekat jembatan yang kabarnya dibatalkan adalah jembatan Benyo, Kedungjati dan Gayam. Nah proses lelang dari tiga proyek itu sebenarnya sudah menghasilkan pemenang. Namun, konon, pemenang lelang paket ini tidak sesuai yang diharapkan.
Baca juga
Masih menurut informasi yang diterima media ini, BPHP sebenarnya sudah diterima tanggal 7 Desember 2020 lalu. Hanya BPHP itu tidak ditindaklanjuti oleh PPK di BPBD. Padahal bila ditindaklanjuti sejatinya proyek itu masih bisa digarap sesuai sechedule.
Jumat (18/12/2020) lalu, media ini sempat mengonfirmasi terkait kelanjutan 3 proyek tersebut. Saat itu, PPK proyek Ari Widiantoro menyebut bahwa pihaknya akan mengoordinasikannya dengan rekanan pada Senin (21/12/2020).
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/12-2020/Jalan-Benyo--22-12.jpg)
Ternyata, informasi yang diterima redaksi sehari kemudian sangat mengejutkan. Di mana rekanan disodori untuk menandatangani berita acara pembatalan proyek tersebut. Namun rekanan menolaknya.
Ari Widiantoro sendiri belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi media ini terkait informasi pembatalan 3 proyek jalan pendekat jembatan yang sudah dilelangkan. Pesan whatsApp yang dikirim hanya dibaca, namun belum dibalas.
Selain mengejutkan informasi ini seolah mengamini isu yang berkembang di Bantul mengenai adanya ‘anak haram’ yang memenangkan proyek itu. Konon, anak haram ini tidak diinginkan pejabat instansi terkait.
| Penulis | : WK 006 |
| Editor | : ED-WK02 |