KULONPROGO (wartakonstruksi.com) - Proyek peningkatan jalan Bulu – Clereng berupa cor beton yang melintas di 3 Pedukuhan, yakni Pedukuhan Serang, Mrunggi dan Pedukuhan Secang Desa Sendangsari, sempat terjadi adanya penolakan. Penolakan datang dari warga terkait pekerjaan selokan yang jadi bagian dari proyek itu.
Warga tidak mengizinkan tanah miliknya terkena proyek. Sebagai gantinya, pelaksana proyek yakni CV. Bumi Rahayu diminta memperbaiki dan memfungsikan kembali gorong – gorong yang selama ini sudah ada dan tidak berfungsi dengan baik.
Baca juga
Hal ini disampaikan salah satu tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Desa Sendangsari R. Sumbogo, AMd. Menurut dia, sebenarnya permintaan memungsikan kembali gorong-gorong lama sudah dilakukan sejak dimulainya pekerjaan.
“Sudah sejak awal itu saya sampaikan, dua gorong – gorong di utara dan selatan itu lebih baik diperbaiki dan difungsikan lagi. Itu kan sudah ada sejak dulu, karena mampet oleh lumpur sehingga tidak berfungsi secara normal. Kalau ini diperbaiki nanti alirannya bisa lebih lancar. Gorong – gorong yang sudah ada itu sudah cukup besar,” ungkap Sumbogo ditemui di kediamannya, Sabtu lalu.
![{$lg[1]}](https://wartakonstruksi.com/upload/07-2019/Goronggorong--29-05.jpg)
Senada dikatakan oleh Wahyudi. Dengan memperbaiki gorong – gorong yang sudah ada justru aliran air yang datang dari dataran lebih tinggi saat musim hujan tiba, bisa tertampung semua dan bermuara ke Sungai Serang. “Kalau saya mendingan perbaiki saja gorong – gorong, sudah itu saja,” ucapnya
Proyek peningkatan jalan Bulu – Clereng dengan pekerjaan cor beton dan saluran, menelan biaya lebih dari Rp 2 miliar. Volume panjang 750 meter dan lebar 5 meter serta ada pembuatan saluran air. Karen pembuatan saluran mendapat penolakan, pekerjaan dialihkan pada pekerjaan penambahan cor beton pada bahu jalan baik sisi sebelah timur maupun sisi sebelah barat, masing – masing dengan volume 0.5 meter.
Kemudian penambahan oprit di tiap simpang tiga, perbaikan gorong – gorong serta pembuatan akses jalan masuk ke pekarangan warga setempat.
| Penulis | : Bhisma Bharata |
| Editor | : Sodik |