SLEMAN (wartakonstruksi.com) – Progres proyek perkuatan tebing Sungai Bedog di Cokrobedog, Sidoarum, Godean, Sleman cukup menggembirakan. Progres pekerjaan mengalami deviasi plus 3 persen. Saat ini progress menyentuh 27 persen dari rencana 24 persen.
“Progress sudah mencapai 27 persen, dari rencana 24 persen. Jadi ada deviasi plus 3 persen,” ucap Johar Ismangil ST, Direksi pekerjaan pembangunan perkuatan tebing Sungai Bedog, PPK Sungai Pantai II, BBWS Serayu Opak kepada wartakonstruksi.com, kemarin.
Baca juga
Johar mengungkapkan, proyek perkuatan tebing Sungai Bedog dilaksanakan di 2 titik. Pertama di Cokrobedog, Sidoarum, Godean, Sleman dan satu titik lainnya di Dusun Janten, Sendangadi, Mlati Sleman.
Item pekerjaan di dua lokasi itu antara lain, galian tanah, pekerjaan beton bertulang, beton siklup untuk fondasi di Dusun Janten, kemudian ada pemasangan tiang pancang sepanjang 6 meter ukuran 20 x 20 digunakan di Cokrobedog.
Dijelaskan lebih jauh, proyek perkuatan tebing Sungai Bedog merupakan usulan dari warga sejak 2017 serta beberapa proposal yang masuk. Namun baru bisa direalisasi tahun ini. Proyek senilai Rp 8,3 miliar lebih itu bertujuan untuk mengamankan area permukiman penduduk serta fasilitas umum terutama sekolah yang ada di bibir tebing.
“Kemudian menambah tampang basah sungai yang tadinya lebar sungai hanya 10 – 15 meter, sekarang dikembalikan jadi 40 meter sesuai dengan bendung Cokrobedog. Selain itu juga mengurangi daya resap air, dan memperlancar aliran air yang masuk ke irigasi,” jelasnya
Pelaksana proyek, Paska Gharin Mahendra ST mengungkapkan, pekerjaan tidak mengalami banyak kendala. Sedikit kendala hanya dialami saat proses pengeringan karena kondisi tanah pada sungai itu berpasir dan berkerikil.
“Karena kondisinya seperti itu jadi membutuhkan dewatering dengan pompa air dengan kapasitas banyak,” katanya.
Saat ini, lanjut Gharin, pekerjaan sedang menyelesaikan pemancangan dan setelah itu untuk STA 200 mulai pembesian. Untuk pembesian tiap satu section sepanjang 15 meter ditarget rampung dalam 2-3 hari, dan langsung dilakukan bekisting dan pengecoran.
“Masa kerja kita 180 hari, mulai Juni lalu sampai dengan 22 Desember 2020,” pungkasnya.
| Penulis | : O-Kz |
| Editor | : Dodi Pranata |