Tahun 2020, Kementerian PUPR Gelontor Dana Triliunan untuk Penataan KSPN Borobodur
Kamis, 12 September 2019 09:47 WIB

Menteri+PUPR

JAKARTA (wartakonstruksi.com) – Kawasan Borobudur termasuk salah Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas selain Danau Toba, Lombok, Labuan Bajo, serta Manado Bitung-Likupang. Pengembangan infrastruktur di KSPN ini pun terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2020, Kementerian PUPR kembali meningkatkan anggaran untuk pembangunan infrastruktur di lima KSPN ini, termasuk Borobudur. Untuk pengembangan kawasan Borobudur, anggaran tak kurang dari 1,5 triliun disiapkan.

Baca juga

Dana sebesar itu akan digunakan untuk beberapa kegiatan antara lain penataan kawasan permukiman Borobudur dengan membangun Gerbang Palbapang dan Penataan Koridor Jalan Mayor Kusen. Lalu  pembangunan Gerbang Klangon dan penataan jalan Klaben, Gerbang Wisata Borobudur serta Penataan parkir, Drop Off dan Koridor pedagang Kaki Lima di kawasan Candi Mendut

Secara keseluruhan Kementerian PUPR menyiapkan anggaran Rp 7,1 triliun pada 2020 untuk pengembangan kawasan 5 KSPN. Dana itu meningkat tajam dari anggaran yang dialokasikan pada 2019 sebesar Rp 1,7 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kementerian PUPR melaksanakan visi dan misi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan dan mempercepat pembangunan di lima destinasi yang telah ditetapkan Presiden Joko.

“Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur,” kata Menteri Basuki di Jakarta, belum lama ini.

Selain di Borobudur, pada tahun 2020, dalam mendukung konektivitas di KSPN Danau Toba,
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, membangun infrastruktur diantaranya Jembatan Tano Pangol di Kabupaten Samosir sepanjang 1,2 km dengan anggaran Rp 297 miliar dengan masa pelaksanaan tahun 2020 - 2021. Kemudian Preservasi dan Pelebaran Jalan Lingkar Samosir dengan total anggaran sebesar Rp 526 miliar.

Sementara infrastruktur Sumber Daya Air berupa Pelebaran Alur Tano Ponggol dari 25 meter menjadi 80 meter dengan panjang 120 meter dengan anggaran Rp 325 miliar.  Kementerian PUPR juga melakukan Penataan Kawasan Parapat yakni Pembangunan Gerbang Kawasan Rp 148,2 Miliar, dan Penataan Ruang Publik Parapat dengan anggaran Rp 50 Miliar

Untuk KSPN Lombok akan dilakukan  pembangunan Jalan Bandara Internasional Lombok (BIL) – Kuta Mandalika dengan panjang 17 KM lebar 25 meter dengan anggaran Rp 1,45 triliun, pembangunan Promendede dengan anggaran Rp. 20 miliar Pengembangan Kawasan Gili sebesar 50 miliar, dan pengembangan Geopark Rinjani anggaran Rp 30 miliar.

Untuk KSPN Labuan Bajo, pada tahun 2020 dilakukan peningkatan jalan dan trotoar ruas jalan Soekarno Hatta Atas, peningkatan jalan dan trotoar ruas jalan Soekarno Hatta Bawah,  penataan kawasan Puncak Waringin, Batu Cermin, Kampung Baru, Bukit Pramuka, serta Kawasan Rinca.

Kemudian untuk KSPN Manado – Bitung – Likupang akan diselesaikan pembangunan Bendungan Kuwilkawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, peningkatan Jalan Akses Likupang, pembangunan Jembatan Bitung – Pulau Lembeh, Jalan Tol Manado – Bitung, penataan Kawasan Bunaken, penataan Kawasan Pantai Malalayang, dan Kawasan Wisata Pantai PAAL – Likupang.

Kelima KSPN Super Prioritas tersebut merupakan bagian dari 10 “ Bali Baru” yang dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. 

 

Penulis : EDWK-001
Editor : Sodik
COMMENTS
Belum ada komentar dari pembaca

Opini

Popular News